
Widyatama Business Incubator memiliki 3 program diantaranya program Pra inkubasi, Inkubasi dan paska inkubasi. Tahap pra-inkubasi adalah tahapan awal yang merupakan proses perekrutan dan seleksi calon tenant yang dilanjutkan dengan pendalaman mengenai teori dan simulasi usaha, testimoni wirausaha, pelatihan teknologi produksi, hingga manajemen yang mencakup sumber daya manusia, keuangan, pemasaran, dan perencanaan bisnis ke depan. Tahap Inkubasi merupakan tahap dimana tenant akan mendapatkan berbagai macam mekanisme dan metode pendampingan serta berbagai materi yang dibutuhkan. Inkubasi tahap awal meliputi pelatihan teknis dan manajemen, pendampingan legalitas usaha, pembuatan business plan, uji coba produksi, dan pendampingan pendaftaran HKI. tenant. Pada tahap pasca Inkubasi adalah proses setelah tenant melalui program Inkubasi yang dijalankan diharapkan:
- Kemampuan untuk melakukan pengembangan usaha yang ditandai dengan pengembangan produk, pengembangan pasar dan pengembangan unit bisnis.
- Kematangan mental, motivasi, skill dan penguasaan dalam proses bisnis. Dalam beberapa hal diistilahkan sebagai kematangan dalam mengelola usaha.
- Berhasil membangun networks, patnership- bahkan sinergi dengan pihak luar.
- Kemampuan masuk kepasar, beradaptasi dan kemampuan bersaing dengan basis telah memiliki keunggulan kompetitif/competitive advantage.

Dalam mengimplementasikan program pra inkubasi WIBI pada hari Selasa, 28 Maret tahun 2023 Widyatama Business Incubator melakukan proses seleksi tenant. Kegiatan Seleksi ini dilakukan oleh tim pengelola Inkubator bisnis diantaranya kepala WIBI ibu Dr. Keni Kaniawati, S.E.,M.Si Manager WIBI bapak Luthfi Firman Firdaus, S.M beserta Ast. Manager bapak Andhi Sukma, S.S.,S.E.,M.M. yang memiliki maksud dan tujuan dari seleksi calon Tenant WIBI sebagi berikut:
- Tenant yang diinkubasi mampu mengembangkan usahanya dengan baik sesuai dengan kebutuhan pasar.
- Tenant mampu meningkatkan kemampuan produksinya baik secara kualitas maupun kuantitas.
- Tenant mampu memberikan dampak ekonomi terhadap masyarakat disekitarnya.
Pada seleksi tenant gelombang pertama ini diikuti oleh 2 orang calon tenant yang bergerak dibidang handcraft dan makanan. Desy Heriani, P.Si merupakan calon tenant yang bergerak dibidang handcraft dengan nama usahanya Kembang Gunung, produk yang ditawarkan dari usaha tersebut ialah berbagai macam jenis karangan bucket bunga, uang, boneka, dan lainya. Adapun Nur Aprilia bererak dalam bidang makanan dengan nama usaha Kalia Snack yang menjual produk makanan khas Tasikmalaya yang diinovasi keberbagai varian rasa.
Harapan WIBI dengan adanya seleksi calon tenant ini diharapkan para calon tenant mendapatkan solusi dari berbagai permasalahan yang dihadapi dan dapat terus mengimplementasikan pembelajaran-pembelajaran yang diberikan pada tahap inkubasi sehingga menjadi wirausaha yang unggul. (Keni Kaniawati, Maret 2023)